Rabu, 09 Mei 2012

Manajemen Supervisi Kepala Sekolah Pemberdayaan Pegawai


A.   Latar Belakang Masalah

Pendidikan Indonesia boleh dibilang selamanya tidak memberikan nilai apalus dan kegembiraan masyarakat di bangsa yang besar ini, kalaupun ada itu hanya musiman misalnya; lomba atau olympiade dan beberapa iven lainnya. Yang mana selama ini yang menjadi penyebab terhadap rendahnya mutu pendidikan di negeri secara nacional seringkali sangat bersifat secara material atau secara nyata seperti; kurangnya fasilitas sarana dan prasarana pendidikan, bangunan yang kurang memadai, perpustakaan yang kurang ketersediaan, laboratorium sebagai gudang ilmu nyata yang kurang, sistem pengajaran sebagai upaya nyata yang kurang, tenaga edukasi sebagai pelaku, anggaran pendidikan sebagai operasional pendidikan yang kurang. Sehingga khalayak banyak menyatakan bahwa penyebab utama rendahnya mutu pendidikan yang terlihat dari perolehan dalam UN secara rata-rata minim setiap tahunnya bahkan menurun secara grafik.
Sadar atau tidak, bahwa pemberdayaan dan pengelolaan SDM dalam sebuah institusi tertentu yang tidak dikelolah secara optimal dan benar hingga berdampak pada daya saing sumber daya manusia yang terutama pada tingkatan pendidikan yakni tenaga edukasi yang profesional. Pemberdayaan sumber daya manusia perlu dilakukan dalam manajemen supervisi kepala sekolah yang secara baik yang merupakan satu faktor utama yang bmenentukan bagi upaya peningkatan mutu pendidikan di negeri ini. Memberikan perhatian yang besar pada kualitas sumber daya manusia pendidikan berarti meletakan suatu tanggung jawab di atas pundak pesonil sekolah dalam hal ini seorang kepala sekolah sebagai bagian yang perlu diberikan beban dalam meletakan kemampuan profesionalnya. Mengingat peran kepala sekolah yang sangat strategis sebagai tenaga bantú pendidik, manajer sekolah, administrator dan supervisi pada satuan yang dipimpinnya. Salah satu fungsi seorang manajer yang blangsung berkaitan dengan usaha peningkatan mutupendidikan sekolah yaitu mengoptimalkan perannya sebagai seorang supervisor yang efektif.
Kurangnya manajemen supervisi pendidikan lebih banyak disebabkan kurangnya keinginan dan motivasi, serta mengabaikan dan bisa dipastikan kualitas pendidikan dalam suatu pendidikan itu akan menurun bahkan jalan ditempat. Bagaimana seorang guru memerlukan layanan profesional untuk meningkatkan profesinya, upaya tersebut seorang guru sebagai tenaga pengajar dikelas membutuhkan layanan supervisi yang paling efektif yakni pelayanan supervisi yang dilakukan oleh seorang manajer sekolah yakni kepala sekolah. Hal ini dibutuhkan kesiapan seorang kepala sekolah secara mutu dan kualitas, yang mana terpatri dalaqm kepemikikan pengetahuan dan pengalaman memfasilitasi supervisi atau pendidikan yang dialaminya. Sehingga dibutuhkan kesadaran dan tanggungjawab yang tinggi bagi para sekolah sebagai pelaksana pengambil kebijakan tertinggi untuk memotivasi diri agar lebih menjiwai pekerjaannya dan menyadari betapa pentingnya peran kepemimpinannya diwujudkan guna memfasilitasi hubungan kerjasama yang manusiawi dan bijaksana.
Hal demikian akan membawa paradigma guru-guru pada keadaan dan kondisi seorang guru akan bertanya, berdiskusi, dan berkomunikasikan tentang berbagai permasalahannya. Serta juga memberikan masukan dan saran-saran yang bersifat membangun dan fositif didalam pengembangan sekolah yang dilakoninya. Pelaksanaan manajemen supervisi yang dilakukan oleh kepala sekolah bertujuan untuk membantu memperbaiki dan meningkatkan pengelolaan sekolah sehingga tercapai kegiatan belajar mengajar yang sebaik-baiknya. Hal yang menarik dalam pembahasan materi ini adalah sikap seorang kepala sekolah yang meragukan kemampuan melaksanakan fungsi manajemen supervisinya sehingga banyak di antara mereka menyibukkan diri dan tersita waktunya untuk mengurusi administrasi kantor saja.
Atas beberapa latar belakang dan pandangan tersebut di atas, sehingga saya tertarik untuk meneliti dan menarik untuk dikaji secara ilmiah mengenai “Pelaksanaan Manajemen Supervisi Kepala Sekolah Dalam Rangka Pemberdayaan Pegawai pada Sekolah..........

B.   Identifikasi Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang masalah tersebut, maka dapat diidentifikasi masalah sebagai berikut:

1. Bagaimana pengawasan manajemen supervisi dalam rangka pemberdayaan pegawai pada Sekolah   ............?,

2. Bagaimana bimbingan dan pengarahan di dalam manajemen supervisi dalam rangka pemberdayaan pegawai pada Sekolah .............?,

3. Bagaimana pengembangan profesi manajemen supervisi dalam rangka pemberdayaan pegawai pada sekolah ........................?.




untuk mendapatkan file lengkap silahkan hubungi admin
putrakorea2@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar